6 Cara Pengolahan Sabut Kelapa yang Benar

Sabut kelapa dapat sibuat menjadi berbagai produk yang bermanfaat dan memiliki nilai jual. Penasaran bagaimana cara pengolahan sabut kelapa? simak informasi lengkapnya berikut ini!

Sabut kelapa tergolong sangat mudah untuk ditemukan, mulai dari limbah pengolan minyak kelapa, kopra, minuman, dan lain sebagainya. Selama ini sabut kelapa dianggap sebagai limbah dan digunakan sebagai kayu bakar saja, namun tahukah kamu? sebenarnya sabut kelapa bisa dimanfaatkan menjadi barang yang berguna. Hingga menjadi produk tersebut, sabut kelapa perlu melalui berbagai tahap proses pengolahan.

Disamping mendapatkan sabut kelapa, proses pengolahan sabut kelapa ini nantinya juga akan memperoleh hasil samping berupa serbuk sabut. Serbuk sabut ini juga memiliki manfaat sebagai pupuk kompos, bahan papan hardboard, media tanam tanaman, dan lain-lain.

Sementara itu, sabut kelapa biasanya dimanfaatkan sebagai bahan baku keset, furnitur, jok mobil, matras, sapu, pot, dan masih banyak lagi. Saat ini permintaan akan sabut kelapa mengalami peningkatan baik dalam pasar ekspor maupun domestik.

Bagi Anda yang ingin terjun ke dalam bisnis sabut kelapa, Anda harus mengetahui beberapa hal, termasuk cara pengolahan sabut kelapa yang benar. Jika sabut kelapa dimanfaatkan secara maksimal, tentu dapat menghasilkan keuntungan yang besar. Yuk kita simak cara pengolahan sabut kelapa sebagai berikut:

Artikel Lainnya : 5 Resep Es Kopyor Spesial yang Enak dan Menyegarkan

Cara Pengolahan Sabut Kelapa

1. Persiapan

Cara pengolahan sabut kelapa yang pertama yaitu persiapan.  Tahapan ini dilakukan dengan memotong sabut kelapa menjadi sekitar lima bagian membentuk memanjang mengikuti arah seratnya. Bagian ujungnya yang keras juga perlu dipotong. Kemudian sabut kelapa tersebut direndam dalam air selama 3 hari. Hal ini bertujuan agar bagian seratnya mudah terlepas dari gabusnya.

2. Pelunakan

Tahapan yang kedua yaitu pelunakan. Pelunakan sabut kelapa bisa dilakukan dengan cara manual maupun cara modern. Biasanya cara manual dilakukan dengan memukul-mukul sabut kelapa dengan menggunakan palu agar sabutnya bisa terurai. Sedangakan proses pelunakan sabut kelapa dengan cara modern dilakukan dengan bantuan mesin pemukul atau hammer mill.

3. Pemisahan | Cara Pengolahan Sabut Kelapa

Setelah dilunakkan, sabut kelapa kemudian dimasukkan ke mesin pemisah serat. Seperti namanya, mesin ini berguna untuk memisahkan bagian serat dan serbuk sabut kelapa. Komponen utama pada mesin ini yaitu pada bagian silinder yang permukaannya terdapat gerigi yang berputar. Selain menghasilkan serat sabut kelapa, pada tahapan ini juga menghasilkan produk sampingan berupa serbuk sabut.

4. Penyortiran

Langkah selanjutnya yaitu penyortiran. Serat kelapa tersebut kemudian harus melalui proses penyortiran untuk memisahkan serat halus dan serat kasarnya. Pada tahapan ini, serat kelapa dimasukkan dalam mesin sortir. Mesin sortir serat kelapa ini berupa saringan kerucut yang berputar.

Tak hanya seratnya, serbuk sabut pun perlu melalui tahap penyortiran agar didapatkan butiran yang halus. Penyortiran serbuk gabus ini biasanya dilakukan secara manual dengan menggunakan saringan.

5. Pembersihan dan Pengeringan

Tahapan ini bertujuan untuk membersihkan serat sabut yang masih ditempeli oleh bagian gabusnya. Langkah ini biasanya dilakukan secara manual. Perlu Anda ketahui, kualitas serat sabut kelapa ini bergantung pada tingkat kekeringan dan ada tidaknya butiran gabus.

Serat sabut yang telah dirasa benar-benar bersih dari gabus, selanjutnya dikeringkan dengan cara dijemur di bawah sinar matahari langsung atau dengan menggunakan alat pengering khusus.

6. Pengemasan | Cara Pengolahan Sabut Kelapa

Tahapan terakhir yaitu pengemasan. Serat sabut yang sudah bersih dan kering kemudian dikemas. Pengemasan serat sabut kelapa bisa dilakukan dengan cara manual maupun cara modern.

Cara manual bisa Anda lakukan dengan menginjak-injak serat sabut kelapa hingga padat. Biasanya, dengan cara ini setiap kemasan sabut kelapa hanya sekitar 40 kg. Sedangkan dengan cara modern, atau dengan bantuan alat pres, setiap kemasan serat sabut kelapa bisa memiliki berat sekitar 100 kg.

Demikian tadi informasi tentang cara pengolahan sabut kelapa hingga siap dipasarkan. Dapatkan produk cocomesh berkualitas hanya di Rumah Sabut.