Ingin Melakukan Pendirian PT Perorangan? Ini Kelemahannya!

Memulai sebuah bisnis dengan melakukan pendirian PT Perorangan bisa menjadi pilihan paling cocok bagi Anda yang berada di kriteria UMKM. Apalagi PT Perorangan bisa dibilang cukup menjanjikan dengan berbagai keuntungan yang bisa dihasilkan dan sepenuhnya dipegang oleh pemilik usaha.

Akan tetapi, memiliki PT Perorangan juga ada kelemahannya tersendiri. Untuk lebih lengkapnya, berikut ini akan dijelaskan kelemahan PT Perorangan yang mungkin saja menjadi risiko dalam proses usaha.

Kelemahan PT Perorangan

Sebelum mendirikan PT perorangan, Anda harus mencari tahu terlebih dahulu mengenai kelebihan dan kelemahannya. Kelemahan PT perorangan antara lain sebagai berikut:

  1. Perusahaan Sulit Berkembang

Kelemahan PT Perorangan yang dikelola hanya oleh satu orang saja bisa mengakibatkan kesulitan yang akhirnya perusahaan juga akan sulit berkembang. Hal ini karena satu orang saja tidak cukup untuk memegang kendali penuh jika memang usaha benar-benar ingin dikembangkan.

Selain itu, sebagai jenis usaha yang masuk kategori skala mikro, proses pendirian PT Perorangan memang diuntungkan dengan adanya kelonggaran perizinan. Akan tetapi, kelonggaran perizinan tersebut mengakibatkan banyak PT Perorangan yang tidak memiliki SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) dan TDP (Tanda Daftar Perusahaan).

Yang mana, surat tersebut dibutuhkan untuk mengikuti tender atau tawaran resmi dari mitra lain. Akhirnya, perusahaan pun akan tetap berada di skala mikro dan sulit berkembang.

  1. Umur Perusahaan Relatif Singkat

Sistem manajemen adalah hal yang penting dalam sebuah usaha. Namun, pelaku usaha perorangan seringkali kesulitan dalam mengelola usahanya, sehingga hal tersebut menjadi salah satu kelemahan PT Perseorangan.

Akibatnya, di masa yang akan datang, masalah atau kerugian bisa saja timbul dan kemajuan perusahaan bisa terhambat atau bahkan berhenti di tengah jalan.

  1. Kerugian Ditanggung Sendiri oleh Pemilik Usaha

Kelemahan PT Perorangan selanjutnya adalah kerugian yang hanya akan ditanggung sendiri oleh pemilik usaha. Hal ini tentu bisa berdampak negatif dengan mendatangkan risiko-risiko lainnya, seperti menanggung hutang yang harus dibayar sendiri dengan harta pribadi milik pemilik usaha.

Itulah kelemahan dari pendirian PT Perorangan yang bisa menjadi risiko dalam sebuah usaha yang dipegang sendiri. Setelah mengetahui hal tersebut, Anda bisa mengantisipasinya dengan membuat pengelolaan usaha yang lebih baik.

Sehingga usaha perorangan Anda bisa berkembang dan meraih keuntungan yang optimal