Prediksi Tren Catering Pernikahan Jogja

Dalam melaksanakan resepsi pernikahan, jamuan untuk tamu adalah salah satu hal yang harus disiapkan. Agar praktis, biasanya pemilik acara akan menggunakan jasa catering, salah satunya adalah Maheswari catering Jogja. Dengan menggunakan jasa catering, pemilik acara atau calon mempelai tidak perlu menyiapkan terlalu banyak hal saat pelaksaan acara resepsi.

Ada banyak jasa catering wedding Jogja yang dapat digunakan tergantung dari selera calon mempelai di mana biasanya, terdapat dua pilihan dalam penyajian, yaitu dengan prasmanan atau gubug. Penyedia jasa catering biasanya menawarkan beragam paket menu yang dapat dipilih. Jika ingin memesan menu yang berbeda, bisa juga dikonsultasikan dengan penyedia jasa catering yang bersangkutan.

Perubahan Tren Pernikahan Akibat Pandemi

Pernikahan seharusnya menjadi momen yang membahagiakan di mana keluarga mempelai dan tamu undangan dapat saling menyapa dan berinteraksi secara dekat. Namun, merebaknya pandemi Covid-19 membuat tren resepsi pernikahan berubah. Akibatnya, resepsi pernikahan yang biasanya dilakukan dengan meriah penuh kedekatan, kini berubah menjadi acara yang lebih menjaga jarak dan terkesan formal.

Berikut ini beberapa prediksi tren pernikahan yang mungkin akan dilakukan selama berlangsungnya pandemi.

1. Menggunakan masker atau face shield

Pandemi Covid-19 yang dapat menular melalui droplet membuat pemerintah mengambil langkah tegas agar masyarakat menggunakan masker setiap kali pergi keluar rumah. Resepsi pernikahan umumnya dihadiri banyak tamu undangan sehingga menggunakan masker adalah salah satu cara yang tepat untuk mencegah penularan. Sejak pertama kali kasus Covid-19 ditemukan masuk ke Indonesia hingga saat ini, jumlah kasus masih belum berkurang dan justru cenderung bertambah. Oleh karena itu, tren pernikahan memakai masker atau face shield mungkin akan terjadi di tahun yang akan datang.

Selain penggunaan masker, prosedur kebersihan yang dilakukan pun mungkin akan lebih ketat, baik dari segi penerimaan tamu undangan, penerimaan bingkisan atau hadiah, maupun dari segi penyajian makanan oleh jasa catering seperti catering Jogja.

2. Prosesi lebih singkat

Prosesi pernikahan atau resepsi biasanya dilakukan dalam waktu lama hingga seharian atau bahkan berhari-hari. Namun, situasi pandemi mungkin akan membuat prosesi atau resepsi pernikahan dilaksanakan dalam jangka waktu yang lebih singkat. Hal ini dapat terjadi karena semakin lama berkumpul dengan orang lain dalam resepsi pernikahan, akan semakin besar pula peluang terpapar atau tertular virus. Jika hal ini terjadi, maka akan muncul klaster baru yang tentunya akan memberikan banyak kerugian. Selain prosesi yang dilakukan lebih singkat, resepsi pernikahan outdoor juga kemungkinan akan menjadi tren mengingat virus korona akan lebih mudah menular pada lingkungan yang tertutup.

3. Lebih banyak meja

Konsep resepsi outdoor diprediksi akan menjadi tren tahun depan. Namun, selain konsep outdoor, resepsi pernikahan secara indoor juga tetap dapat dilakukan, tetapi dengan ruangan yang lebih luas dan jumlah tamu undangan yang lebih sedikit. Selain itu, tren resepsi pernikahan tahun depan juga diperkirakan akan menggunakan meja tamu dengan ukuran yang kecil. Dengan cara ini, penyelenggara acara pernikahan dapat mencegah terjadinya kerumunan sekaligus memastikan tamu undangan untuk tetap menjaga jarak aman.

4. Penyajian makanan yang berbeda

Penyajian makanan atau hidangan pernikahan biasanya dilakukan dengan cara prasmanan di mana tamu undangan diperbolehkan dan dibebaskan untuk mengambil makanan sendiri. Namun, dalam situasi pandemi di mana setiap orang harus menjaga jarak dan tidak melakukan kontak yang dapat memperbesar risiko penularan, tren prasmanan ini kemungkinan akan berubah. Pasalnya, penyajian prasmanan catering Jogja memungkinkan sendok atau alat makan lainnya disentuh oleh banyak orang.

Selama pandemi belum mereda, banyak hal yangharus dijadikan perhatian. Oleh karena itu, untuk mencegah dan mengurangi risiko penularan, tren penyajian makanan catering wedding Jogja kemungkinan akan berubah dari metode prasmanan ke metode lain yaitu menjadi penyajian makanan yang sudah siap santap. Penggunaan alat makan pun kemungkinan menggunakan alat makan sekali pakai yang disediakan oleh penyedia jasa catering agar lebih aman. Oleh karena itu, penggunaan jasa cateringseperti Maheswari Catering Jogjauntuk pernikahan sangat disarankan.