Cara Membuat Tempura Jajanan Sekolah Dengan Simple

Pada pembahasan kali ini kita akan membahas cara membuat tempura jajanan sekolah yang pasti rasanya enak loh….

 

Pengertian Tempura

Cara Membuat Tempura Jajanan Sekolah

empura (天ぷら、天麩羅、天婦羅, daging gorengan) atau tenpura adalah makanan Jepang berupa makanan laut atau sayur-sayuran yang dicelup ke dalam adonan berupa tepung terigu dan kuning telur yang diencerkan dengan air bersuhu dingin lalu digoreng dengan minyak goreng yang banyak hingga berwarna kuning muda.

Tempura juga berarti cara menggoreng yang berbeda dengan furai (istilah bahasa Jepang untuk deep fry). Bahan makanan yang digoreng secara tempura dicelup ke dalam adonan tempura, sedangkan bahan makanan yang digoreng secara deep fry dibungkus secara berurutan dengan tepung terigu, kocokan telur, dan tepung panir.

Minyak goreng yang digunakan untuk menggoreng tempura sebaiknya minyak goreng yang bersih dan belum digunakan untuk menggoreng bahan makanan lain.

Diketahui minyak bunga kamelia yang digunakan pegulat sumo sebagai minyak rambut juga digunakan di beberapa restoran mahal untuk menggoreng tempura.

Minyak goreng yang dipakai untuk menggoreng tempura sering disebut minyak tempura (天ぷら油 tempura abura) yang merupakan sebutan untuk berbagai jenis minyak goreng seperti minyak kanola, minyak selada, atau minyak bunga matahari.

Baca Juga :  Alat Vacuum Sealer 

 

Sejarah Tempura

Tempura bukan makanan asli Jepang. Menurut catatan yang bisa dipercaya, cara menggoreng dengan mencelup makanan dengan adonan tepung diperkenalkan oleh misionaris Katolik dari Portugis pada abad ke-16.

Ada pendapat yang mengatakan kata “Tempura” berasal dari tradisi misionaris Portugis memakan makanan laut pada masa Pra-Paskah yang dalam bahasa Latin disebut ad tempora quadragesimae.

Penjelasan lain mengatakan kata “tempura” berasal dari bahasa Portugis temporas (masa suci), tempero (bumbu dapur), templo (kuil), atau tempora yang berasal dari bahasa Spanyol atau bahasa Italia.

Pada zaman Edo, tempura merupakan makanan rakyat yang dijual pedagang kaki lima dengan harga terjangkau. Pada zaman Edo, bahan makanan yang digoreng menjadi tempura adalah sayuran, ubi jalar, umbi teratai, dan udang yang ditangkap dari perairan di sekitar Edo.

Tempura yang digoreng dengan minyak goreng yang harganya mahal seperti minyak wijen dan minyak biji kapas kemudian menjadi menu yang disajikan restoran mahal di Tokyo dan Kyoto.

Pada awalnya, tempura adalah sebutan untuk masakan daerah Kyushu dan Okinawa yang digoreng dengan minyak goreng yang didatangkan dari luar Jepang. Sejak zaman dulu sebenarnya di Jepang sudah dikenal gorengan dari adonan ikan yang dilumatkan bercampur tepung yang disebut Satsuma-age.

Tempura berupa gorengan makanan laut dan sayur-sayuran seperti yang dikenal sekarang ini baru dimulai sejak zaman Edo.

Tempura yang hanya terdiri dari sayur-sayuran disebut shōjin-age (精進揚げ).[3] Pada zaman Edo dikenal 2 jenis tempura berdasarkan bagian telur yang dipakai untuk adonan tepung, yaitu kinpura (kuning telur saja) dan ginpura (putih telur saja).

Sebagian kecil penjual tempura yang kuat memegang tradisi masih mempertahankan kedua jenis tempura ini. Masakan Tionghoa juga mengenal sejenis tempura yang ditulis menggunakan aksara Tionghoa 軟炸 di depan nama bahan makanan, misalnya 軟炸蝦仁 untuk tempura udang.

 

Cara Membuat Tempura Jajanan Sekolah

Cara Membuat Tempura Crab Stick

Cara Membuat Tempura Jajanan Sekolah

Bahan-bahan Pembuatan :

  • Crab stick -500 gram (baso atau sosis bebas)
  • Tepung terigu -300 gram
  • Es batu -10 buah (campur dengan air seperlunya)
  • Baking powder -2 sendok teh
  • Baking soda -1 sendok teh
  • Merica / lada putih -1 sendok teh
  • Garam seperlunya
  • Kaldu bubuk seperlunya
  • Minyak goreng seperlunya

Cara Membuat Tempura Crab Stick :

  1. Siapkan dan cuci semua bahannya.
  2. Tuang tepung terigu, baking powder, baking soda, garam, merica dan saus ke dalam wadah.
  3. Lalu aduk hingga merata, pastikan semua bahan tercampur rata.
  4. Tuang air dan es batu sedikit demi sedikit ke dalam adonan tepung sampai adonan tidak terlalu encer.
  5. Masukkan crab stick ke dalam adonan tadi satu persatu.
  6. Siapkan minyak panas dengan api sedang.
  7. Goreng crab stick hingga mengembang dan berwarna kuning keemasan.
  8. Jika sudah, crab stick bisa langsung diangkat dan ditiriskan.
  9. Tempura crab stick siap di sajikan.

Setelah anda mengetahui cara membuat tempura jajanan sekolah sebaiknya anda juga membaca di bawah ini ya!

 

Kandungan Nutrisi Pada Crab Stick

Cara Membuat Tempura Jajanan Sekolah

Seratus gram crab stick mengandung 95 kalori, sedangkan kepiting segar mengandung 151 kalori. Meskipun rendah kalori, sebagian besar kalori crab stick berasal dari karbohidrat dan bahan tambahan lain, bukan protein seperti halnya kepiting segar.

Kandungan protein dan lemak pada crab stick juga tidak sebanyak kepiting segar. Seratus gram crab stick mengandung 7,6 gram protein dan 0,4 gram lemak, sedangkan kepiting segar mengandung 13,8 gram protein dan 3,8 gram lemak.

Baca Juga : Model dan Spesifikasi Vacuum Sealer 

Nutrisi terbanyak yang akan Anda peroleh dari makan crab stick adalah karbohidrat. Crab stick mengandung 14,9 gram karbohidrat yang berasal dari pati dan gula tambahan. Sebaliknya, kepiting segar sama sekali tidak mengandung karbohidrat.

Selain beragam nutrisi di atas, crab stick juga memiliki beragam jenis vitamin dan mineral. Kecuali fosfor, hampir semua vitamin dan mineral pada crab stick lebih rendah dibandingkan kepiting segar.