Penyebab Transistor Panas dan Cara Mengatasinya

Transistor merupakan salah satu jenis komponen elektronika yang sering digunakan dalam rangkaian elektronika. Transistor sendiri mempunyai banyak fungsi dalam elektronika diantaranya sebagai saklar, penguat arus dan modulasi sinyal.

Terutama saat membangun rangkaian amplifer komponen transistor sangat berperan penting di dalamnya. Cara kerjanya transistor akan menerima arus listrik dalam jumlah yang banyak, dengan begitu suhu menjadi naik turun.

Pada kondisi tertentu transitor akan sangat panas, namun suhu panas yang paling maksimal mempu mencapai 70 derajat celcius. Jika suhu komponen transistor melebihi batas tersebut maka akan rusak.

Berikut ini kami akan mengulas penyebab sebuah transistor menjadi sangat sangat panas bahkan bisa menjadi terbakar.

3 Penyebab Transistor Panas dan Cara Mengatasinya

  1. Beban tidak sesuai dengan kapasitas yang seharusnya atau daya beban terlalu besar.
  2. Tegangan power yang diberikan pada komponen transistor terlalu besar.
  3. Arus pada base yang diterima oleh sebuah transistor terlalu besar.

Selain itu, resistor yang rusak dan nilai yang berubah busa menyebabkan kerusakan pada transistor. Karena arus dan tegangan yang diterima pada transistor terlalu besar dan tidak sesuai dengan kapasitasnya. Untuk memperbaikinya anda harus bisa mengidentifikasi kenapa transistor bisa mangalami kenaikan suhu.

Ada beberapa cara agar transistor tetap dingin dan suhu masih stabil. Berikut ini beberapa tips yang bisa di lakukan untuk menjaga transistor.

  1. Menghubungkan kaki emitor pada kondensator simpang.
  2. Memasang plat pendingin pada body transistor
  3. Memasangkan plat rusak pada transistor.

Dengan memasangkan plat pada body transistor akan mengalirkan panas ke body transistor yang terbelit dengan plat pendingin. Bahan plat yang biasanya digunakan yaitu berupa aluminium yang bisa menghantarkan suhu panas.

Sedangkan pemasangan plat rusak pada komponen transistor untuk membuang panas. Selain itu juga bisa menambahkan hambatan pada kaki emitor transistor agar nilai arus yang masuk tidak kelebihan dan tidak mencapai batas kapasitas.