Bingung Memilih Cincin Emas? Ikuti Panduan Ini!

Bingung Memilih Cincin Emas

Pilih cincin emas memang gampang-gampang susah. Ini karena sebagian dari kita masih ‘awam’ dengan logam mulia yang ini. Untuk menolong Anda pilih wedding ring yang sama sesuai, berikut kami beri tutorial untuk pilih cincin emas.

Berapakah Nilai Karat yang Harus Diputuskan?

Nilai karat tentukan berapa banyak kandungan emas murni pada perhiasan. Misalnya, 10 karat cincin emas kurang lebih memiliki kandungan 42% emas murni (10 dipisah 24), dan bekasnya ialah logam lain seperti seng, nikel, dan lain-lain.

Tentu saja, makin tinggi karat makin mahal juga harga. Ini dapat Anda menjadikan pemikiran saat ingin beli cincin emas. Tidak itu saja, makin tinggi karat, karena itu makin rendah daya tahannya. Ini dikarena emas putih sangat lunak.

Berikut ialah langkah simpel untuk tentukan nilai karat yang bakal Anda membeli:

Cincin emas dengan karat rendah (misalnya 10k atau 14k) sangat pas untuk pemakaian setiap hari karena susah tergesek hingga tak perlu dipoles sering. Ditambahkan lagi, cincin yang dibuat dari emas dengan karat rendah tidak gampang hancur seperti cincin yang tebuat yang mengandung emas murni semakin banyak.

Cincin emas dengan karat tinggi (misalnya 18k, 10k atau 22k) ialah opsi yang pas bila Anda tidak memakai cincin sering. Cincin emas dengan karat tinggi akan kelihatan lebih kuning dibandingkan cincin emas dengan karat rendah, namun cincin emas dengan karat tinggi lebih gampang tergesek dan hancur.

Apa Cincin Emas Memiliki kandungan Nikel?

Beberapa pembikin perhiasan jadikan nikel sebagai logam pencampur emas. Tetapi, nikel sangat beresiko untuk beberapa orang yang mempunyai alergi nikel atau kulit sensitive. Bila Anda mempunyai alergi itu atau mempunyai kulit yang peka, tidak boleh pilih cincin emas 10k karena kandungan nikelnya akan tinggi.

Supaya semakin aman, pilih cincin emas minimum 18k karena kandungan nikelnya benar-benar rendah hingga tidak memunculkan reaksi alergi.

Seting Cincin Apa yang Harus Diputuskan?

Bila Anda beli cincin dengan batu permata, yakinkan untuk ketahui seting batu permata itu. Salah satunya contoh seting yang kerap dipakai ialah prong seting, di mana batu permata ditahan dengan 4 atau enam tiang kecil. Bila prong seting diaplikasikan pada cincin emas, pastilah seting itu akan gampang hancur karena karakter emas yang lunak. Untuk menyiasatinya, pilih emas putih bila ingin memakai prong seting. Ini karena emas putih mempunyai susunan rhodium hingga lebih bertahan lama dibandingkan emas kuning.

Cincin dengan Emas Kompak atau Cincin dengan Susunan Emas?

Tidak seluruhnya cincin dibuat dari emas kompak. Ada pula cincin yang dibikin dengan susunan emas, sementara di bawah susunan itu memakai logam lain. Cincin dengan susunan emas tentu saja tambah murah dibanding cincin yang dibuat dari emas kompak. Namun, susunan ini dapat menghilang bila cincin dipakai sering.

Karenanya, bila Anda pilih cincin dengan susunan emas, yakinkan untuk menggunakannya di beberapa acara tertentu saja. Tetapi bila Anda ingin memakai cincin seringkali, pilihlan cincin dari emas kompak karena lebih bertahan lama.