Apa Saja Ciri Regulator Gas Rusak?

Memasak merupakan kegiatan sehari-hari yang dilakukan oleh para ibu tempat tinggal tangga. Biasanya dalam sehari seorang ibu tempat tinggal tangga dapat memasak dua sampai tiga kali. Memasak untuk orang tercinta merupakan kebahagian tersendiri yang dirasakan oleh para ibu tempat tinggal tangga di rumah.

Saat memasak, pada umumnya ibu tempat tinggal tangga wajib buat persiapan lebih dari satu hal. Hal-hal yang wajib disiapkan adalah resep masakan dan bahan makanan.

Namun tak cuma itu yang wajib diperhatikan. Tabung gas pada kompor termasuk tidak dapat dikecualikan. Ciri regulator gas rusak wajib diketahui oleh semua orang. Sebab, kalau berjalan kebocoran maka dapat berakibat fatal. Lalu apa saja ciri-ciri berjalan kebocoran pada tabung gas? Simak ulasannya berikut ini ya!

Apa Saja Ciri Regulator Gas Rusak?

Tabung gas digunakan untuk kompor gas. Mengutip buku dengan judul Buku Saku Keluarga dan Peralatan Dapur karya Tohyan Priyanto (2018:2), kompor gas merupakan perabotan dapur untuk memasak yang manfaatkan tenaga dari cairan gas di dalam tabung.

Gas yang tersedia di tabung dapat mengundang api. Api berikut digunakan sebagai pemanas masakan. Saat manfaatkan tabung gas, kami wajib menempatkan regulator lebih-lebih dahulu.

Fungsi dari regulator adalah untuk pengaman gas elpiji dari kebocoran dan juga sebagai pengontrol keluarnya gas dari tabung ke kompor. Regulator gas tergolong vital, maka waktu berjalan kebocoran tidak boleh diabaikan. Berikut ciri regulator gas yang rusak maka dari itu sebaiknya menggunakan Turbine Flow Meter.

Terdengar Bunyi

Ciri pertama yang dapat menjadi sinyal bahwa regulator rusak atau bocor adalah ada suara mendesis yang muncul dari tabung gas. Suara mendesis umumnya terdengar terlalu kecil, maka dari itu wajib didengar dengan seksama. Selain dikarenakan rusak, suara mendesis termasuk dapat menjadi sinyal bahwa regulator tidak terpasang dengan benar.

Jarum Indikator Turun

Terdapat jarum pada regulator gas. Biasanya waktu jarum muncul turun waktu kompor dinyalakan maka menjadi menandakan bahwa regulator rusak. Sebab, waktu kompor dinyalakan harusnya jarum bergerak naik.

Kompor Mendadak Mati

Saat kompor mendadak mati, jangan lupa untuk cek regulator. Sebab kalau sebelumnya api pada kompor menyala dengan baik dan perlahan mati dapat menjadi menandakan bahwa regulator rusak. Namun, api yang tiba-tiba mati termasuk dapat disebabkan oleh gas yang telah habis.

Selain gejala tadi, kalau kompor tidak menyala, tercium aroma gas yang menyengat, warna api menjadi kuning, dan juga pengait regulator tidak dapat mengunci leher tabung gas dapat menjadi ciri regulator gas rusak. Jika regulator gas lpg rusak, maka wajib langsung diganti.