Cara membuat Yoghurt Dengan Fermentasi

Yoghurt memang terkenal akan kaya manfaat, tak heran jika yoghurt di gemari oleh semua orang, dan tak jarang pula banyak yang buat sendiri di rumah, jasi pada pembahasan kali ini kita akan membahas cara membuat yoghurt dengan fermentasi tentu dengan bahan bahan yang mudah di dapat ya…

Pengertian Yoghurt

Cara membuat Yoghurt Dengan Fermentasi

Ada yang belum tahu apa itu yoghurt? Yoghurt (dari bahasa Turki: yoğurt) juga diartikanan menjadi bakteri, merupakan susu yang dibuat melalui ferrmentasi dan  dapat dibuat dari susu apa saja, termasuk dari susu UHT.

Produksi yang modern saat ini didominasi susu sapi. Fermentasi gula susu (laktosa) menghasilkan asam laktat yang berperan penting dalam protein susu untuk menghasilkan tekstur seperti gel dan aroma unik pada yoghurt, bahkan yoghurt juga tersedia dalam berbagai rasa seperti, rasa alami, rasa buah, rasa vanilla, atau rasa cokelat juga sedang populer.

Yoghurt memiliki lemak setara dengan susu yang menjadi bahannya dan bisa juga dikonsumsi terhadap orang yang memiliki alergi terhadap susu, karena struktur laktosa yang telah dirusak oleh bakteri dan juga kaya dengan vitamin B.

Apa Yang Di Maksud Fermentasi?

Yang di maksud fermentasi adalah proses produksi energi dalam sel dengan keadaan anaerobik (tanpa oksigen) yang menghasilkan perubahan biokimia organik melalui aksi enzim.

Fermentasi adalah suatu bentuk respirasi anaerobik secara umum, namun ada definisi yang lebih tepat yang mendefinisikan fermentasi sebagai respirasi dalam lingkungan anaerobik tanpa kehadiran akseptor elektron eksternal. Contoh fermentasi dapat ditemui dalam pembuatan roti, minuman anggur (bir) dan pembuatan keju.

Gula adalah bahan umum dalam fermentasi. Beberapa contoh produk fermentasi adalah etanol, asam laktat dan hidrogen. Namun, beberapa komponen lain juga dapat dihasilkan dari fermentasi, seperti asam butirat dan aseton.

Ragi adalah bahan fermentasi yang umum digunakan untuk menghasilkan etanol dalam bir, anggur, dan minuman beralkohol lainnya.

Respirasi anaerob (tanpa akseptor elektron eksternal) pada otot mamalia selama kerja keras dapat diklasifikasikan sebagai bentuk fermentasi yang menghasilkan asam laktat sebagai produk sampingan. Akumulasi asam laktat ini dapat menyebabkan kelelahan otot.

 

Cara membuat Yoghurt Dengan Fermentasi

Cara membuat Yoghurt Dengan Fermentasi

Bahan- bahan membuat yoghurt dengan fermentasi :

  • 500 ml susu full cream
  • 2 sdm yoghurt plain dengan bakteri hidup untuk biang

Cara membuat yoghurt dengan fermentasi :

  1. Masak susu dengan api sedang. Rebus hingga muncul buih-buih kecil di pinggiran panci. lalu matikan api dan biarkan hingga hangat.
  2. Kemudian masukkan 2 sdm yoghurt ke dalam susu yang masih hangat dan aduk hingga rata, Rasa yoghurt yang akan di hasilkan sama dengan yoghurt biang yang kita pakai.
  3. Selagi masih hangat, campuran susu dan yoghurt ke dalam wadah yang tertutup rapat. Pastikan tidak ada celah yang membuat udara masuk. Bungkus dengan kain bersih. Simpan di dalam tempat kering dan tertutup selama minimal 12 jam.
  4. Setelah proses fermentasi selesai, yoghurt bisa disimpan di dalam kulkas untuk dijadikan stok. yoghurt bisa dinikmati dengan aneka buah segar sesuai selera.

 

Manfaat Yoghurt

1. Menyehatkan pencernaan

Kandungan probiotik seperti Bifidobacteria dan Lactobacillus di dalam yoghurt, ternyata mampu mengurangi gejala tidak nyaman yang disebabkan oleh sindrom iritasi usus besar.

Dimana Probiotik bekerja dengan cara menggantikan bakteri baik yang hilang dalam tubuh serta menyeimbangkan jumlahnya didalam sistem pencernaan.

Dengan demikian, saluran pencernaan tetap berfungsi secara normal dan dapat melindungi kesehatan sistem pencernaan dari berbagai jenis penyakit, seperti diare, sembelit, konstipasi, antibiotik dan bahkan dipercaya sebagai obat alami untuk hernia.

Untuk memastikan yoghurt mengandung probiotik yang efektif atau tidak, anda dapat melihat lebelnya yang menyantumkan kandungan kultur aktif dan hidup.

2. Memperkuat sistem kekebalan tubuh

Manfaat  selanjutnya jika anda mengkonsumsi yogurt secara rutin adalah dapat membantu mengurangi kemungkinan tertular penyakit. Karena probiotik selain terkenal memiliki efek antiperadangan, ternyata juga mampu membantu mengurangi tingkat keparahan flu.

Selain itu kandungan magnesium, selenium, dan seng dalam yoghurt, juga merupakan trace mineral yang dikenal memiliki peran dalam kesehatan sistem kekebalan tubuh. Juga vitamin D yang memiliki potensi sebagai pencegah suatu penyakit, seperti pilek.

3. Menjaga kesehatan tulang

Salah satu manfaat yoghurt untuk pria adalah dapat membantu menjaga massa dan kekuatan tulang. Karena kalsium , protein, potasium, fosfor dan vitamin D di dalam yoghurt sangat baik untuk mencegah masalah pada tulang, misalnya osteoporosis.

Mengingat individu dengan osteoporosis memiliki kepadatan tulang yang rendah dan berisiko patah tulang yang lebih tinggi, maka mengonsumsi setidaknya tiga porsi makanan olahan susu, seperti yoghurt setiap hari dapat membantu anda menjaga massa dan kekuatan tulang.

Selain itu, tekstur yoghurt yang lembut dan kental juga baik dikonsumsi para lansia, karena memudahkan untuk dicerna oleh tubuh.

4. Membantu diet

Tekstur yoghurt yang kental ternyata dapat membuat Anda merasakan kenyang lebih lama, juga kandungan protein dan kalsium yang tinggi bisa membantu mengurangi nafsu makan berlebih dan memperbaiki pola makan secara keseluruhan. Yoghurt juga memiliki kandungan lemak sehat yang baik untuk tubuh.

Namun, agar anda bisa mendapatkan manfaat yoghurt secara optimal, sebaiknya mengonsumsi yoghurt tawar atau greek yoghurt dan tambahkan potongan buah dan kacang-kacangan, atau juga mungkin dengan roti gandum sebagai pendamping.

5. Menyehatkan jantung

Terlepas dari kandungan lemak di dalamnya, yogurt tampaknya juga dapat bermanfaat bagi kesehatan jantung dengan meningkatkan kolesterol baik HDL dan mengurangi tekanan darah dalam tubuh. Juga tidak adanya bukti yang jelas bahwa lemak dalam yoghurt berbahaya bagi kesehatan, namun ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.